TOP
LEADER DALAM HUMAN RELATIONS
Mendengar
kata kepemimpin yang baik atau top leader tentu nya banyak persepsi orang-orang
tentang pengertian kepemimpin itu sendiri. Kepemimpin merupakan aktivitas para pemegang kekuasaan dan membuat
keputusan, suatu proses mempengaruhi aktivitas kelompok dalam rangka perumusan
dan pencapaian tujuan
melalui kerja sama kelompok.
Dalam menjadi seorang pemimpin banyak sekali kriteria-kriteria yang harus
dicapai salah satunya adalah membangun “human relations” kepada siapa saja. Human Relations merupakan suatu hubungan antar manusia yang
lebih dari sekedar hubungan manusia, melainkan hubungan manusiawi yang tidak
hanya mementingkan aspek komunikasi, tetapi juga aspek psikologis dan kepuasan.
Kepemimpinan
atau top leader erat kaitannya dengan hubungan antar manusia. Saat bawahan
percaya bahwa kita tulus peduli dengan mereka, mereka akan berusaha lebih baik
dalam bekerja. Kenali lebih dekat bawahan dengarkan cerita dan keluh kesah.
Pada akhirnya, kualitas seorang kepemimpinan dapat dilihat dari kualitas
orang-orang disekitarnya. Cara kepemimpinan yang baik adalah jika seorang
pemimpin mampu membuat dan menggali potensi orang yang dipimpinnya untuk
sukses. Pelayanan seorang pemimpin seringkali dianggap kurang memuaskan. Hal
tersebut yang memicu terjadinya konflik. Namun konflik juga sangat dibutuhkan
dalam suatu kinerja agar terciptanya suatu perubahan. Dalam konflik yang
terjadi tersebut ada baiknya diselesaikan dengan menciptakan human relation
antara top leader dengan bawahan. Disinilah sangat jelas bahwa peran human
relation sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan teratas atau top leader. Manusia
adalah makhluk sosial, dimana setiap proses kehidupannya ia harus saling
membutuhkan dan saling berinteraksi satu sama lain. Dalam proses interaksi itu
human relation saling berkesinambungan dengan top leader. Kaitan human relation
dengan top leader yaitu dimana terjalin proses interaksi dengan cara
berkomunikasi agar menghasilkan kerjasama. Dimana hubungan manusia yang baik
terbentuk karena komunikasi yang terjadi secara baik, jika komunikasi tidak
terjalin dengan baik maka kaitan antara human relation dengan top leader bisa
dikatakan gagal. Intinya
jika tidak adanya human relation atau relasi manusia maka untuk menjadi top
leader yang sesuai dengan keinginan publik akan sia-sia.
Dapat disimpulkan bahwa human
relation merupakan jembatan penghubung yang menghubungkan antara atasan dan
bawahan, bawahan dengan atasan dan bawahan dengan bawahan. Untuk menciptakan
kepuasan dalam bekerja sehingga meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
Dengan kemampuan human relation yang baik seorang pimpinan akan dapat
memecahkan masalah para karyawannnya. Kunci aktivitas human relation adalah motivasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar