UNIVERSITAS TRIBHUWANA
TUNGGADEWI MALANG
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN
ILMU POLITIK
Ujian Akhir Semester Ganjil
2013-2014
Matakuliah : Administrasi Kantor.
Sks : 3
Sks : 3
Tanggal : -
Dosen : Sugeng Rusmiwari
Dosen : Sugeng Rusmiwari
Nama : Theresia Marta Peyusinta
TUGAS
ADMINISTRASI PERKANTORAN
Pada
dasarnya saudara dipersiapkan menjadi “leader”
dengan kompetensi “leadership”
bersamaan dengan kompetensi lainnya, dengan harapan mampu mengambil Keputusan
yang efisien dan efektif serta bijaksana,
sehingga tepat pada saatnya dapat menjalankan fungsi Pelayanan Publik
dengan prima hasilnya "good
organization - governance ",
apakah saudara nanti berkarier pada dunia politik atau yang lain, dengan tidak
membedakan Gender, HAM dan Pembangunan, sehingga anda diharapkan sebagai “egent of change and development” dapat
memenuhi harapan kita semua.
Tugas / Pertanyaan:
1. Berikan analisis
kritis atas konsep tersebut di atas !
Sikap kepemimpinan tentu akan menuntun
seseorang untuk menjadi pemimpin yang mampu menjalankan tugas, fungsi, dan
tanggung jawab nya sebagai seorang pemimpin. Serta diharapkan atau dicetak
menjadi pemimpin yang bijaksana. Pemimpin harus bisa memimpin dirinya sendiri
sebelum memimpin orang lain. Tentu saja sebagai pemimpin yang mengandalkan
sikap kepemimpinan maka disetiap menjalankan tugas kita tidak akan pernah
membedakan gender, HAM, dan pembangunan. Sebagai seorang pemimpin kita juga
harus berani bertindak tegas dan berkomitmen bahwa yang benar adalah benar dan
yang salah adalah salah. Dan untuk membangun sebuah kepercayaan yang tinggi
dari masyarakat atau bawahan, maka calon-calon pemimpin haruslah membangun karisma yang absolut. Sehingga nantinya semua ide-ide
cemerlangnya dapat diterima oleh bawahannya demi kebaikan bersama. Kita juga harus memiliki ciri-ciri pemimpin yang berprinsip
seperti terus belajar, berorientasi pada
pelayanan, memancarkan energi positif, mempercayai orang lain, hidup seimbang, melihat hidup sebagai
suatu petualangan, sinergistik, berlatih untuk memperbaiki
diri.
2. Bagaimana mempersiapkan dan
melaksanakannya dengan efisien atas konsep tersebut di atas?
Sebagai calon Leader dengan predikat Agent of Change and Development, Upaya
secara maksimal agar terwujudnya Good Governance tentunya seorang Leader tidak
terlepas dari Etika dan Filsafat sebagai pedoman dalam leadershipnya, dan
seorang Leader harus memiliki Daya/kekuatan/power, yaitu:
a. Expert power (daya keahlian)
b. Courship power (daya memaksa)
c. Legitimate power (daya sah) dan
d. Reward power (daya penghargaan).
Dengan kekuatan-kekuatan tersebut seorang Leader mampu menjalankan POAC ( Planning, Organizing, Actuating, controlling). Tindakan tersebut yang dilakukan seorang pemimpin dapat memaksimalkan terwujudnya Good Governance dan dapat meminimalkan terjadinya Bad Governance. Cara mempersiapkan dan melaksanakannya dengan efisien yaitu mengembangkan pribadi & profesional, mengembangkan hubungan pribadi, mengembangkan efektivitas kepemimpinan, mengembangkan produktivitas organisasional. Serta menjalankan hakekat kepemimpinan seperti :
b. Courship power (daya memaksa)
c. Legitimate power (daya sah) dan
d. Reward power (daya penghargaan).
Dengan kekuatan-kekuatan tersebut seorang Leader mampu menjalankan POAC ( Planning, Organizing, Actuating, controlling). Tindakan tersebut yang dilakukan seorang pemimpin dapat memaksimalkan terwujudnya Good Governance dan dapat meminimalkan terjadinya Bad Governance. Cara mempersiapkan dan melaksanakannya dengan efisien yaitu mengembangkan pribadi & profesional, mengembangkan hubungan pribadi, mengembangkan efektivitas kepemimpinan, mengembangkan produktivitas organisasional. Serta menjalankan hakekat kepemimpinan seperti :
a. kepribadian (personality);
b. kemampuan (ability);
c. kesanggupan
(capability);
d. serangkaian kegiatan (activity).
e. tanggung jawab
(acuntability)
3.
Juga tampilkan hasil kesimpulannya pada blogg ini pada kolom komentar !
kesimpulan :
dengan belajar etika dan
menanamkan nilai-nilai atau norma moral dengan begitunya seorang leader mampu
memimpin bawahannya dengan baik. Persiapan seseorang pemimpin agar menjadi pemimpin yang efektif dan
efisien pertama harus dimulai dengan niat yang tulus untuk menjadi pemimpin. kepemimpinan serta kekuasaan memiliki keterikatan yang
tak dapat dipisahkan. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan
suka satu sama lainnya, tetapi banyak faktor. Pemimpin yang berhasil hendaknya
memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan
yang digunakan, apakah itu kepribadiannya, keterampilan, bakat, sifat –
sifatnya, atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat
berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan.
Rahasia utama kepemimpinan adalah kekuatan terbesar
seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan kecerdasannya, tapi dari
kekuatan pribadinya. Seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki
dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.
Pemimpin bukan
sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang
tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses
internal.